Dalam suratku kali ini aku ingin bercerita tentang orang yang kusebut dengan "SAHABAT". Sahabat ku ini seorang laki-laki. Aku mengenalnya sedari smp dulu. Sering aku dengar kalau persahabatan lawan jenis adalah bulshit. Bulshit? Belum tentu.
Buktinya aku dan dia tetap baik-baik saja sampai saat ini. Iya baik-baik saja. Kalau salah satunya bisa mengerti keadaan sahabatnya. Dan yang tak mengerti itu adalah aku. Aku yang terlalu ego, terlalu memaksa keinginan untuk bertemu. hubungan persahabatan kami pernah meregang.
Sempat aku tidak berkomunikasi sama sekali dengannya.
Tidak lama, aku sadar memang aku yang salah. Aku mulai menghubunginya lagi. Hubungan persahabatan kami membaik kembali.
Tapi, Panggilan yang sering disebutnya dulu sekarang menghilang. Aku munafik jika aku bilang tidak merindukan panggilan itu. Sangat rindu.
Tetapi cukuplah dengan hubungan persahabatanku membaik. Itu saja. Tak lebih dari itu.
Hari ke -7
#30HariMenulisSuratCinta


manggilnya apa? akukan kepooo
BalasHapusnulisnya surat bertema yaaa hari ini
-ikavue
manggilnya apa? akukan kepooo
BalasHapusnulisnya surat bertema yaaa hari ini
-ikavue